Menilai orang lain memang sulit. Namun menilai diri sendiri akan lebih sulit. Jujur pada orang lain juga berat, tapi lebih berat jika kita jujur pada diri sendiri. Dari segi mana anda menilai seseorang? Sekilas dari fisiknya 'kah? Atau anda akan lebih jeli saat menentukan penilaian untuk orang lain?
Perhatikan ilustrasi cerita berikut:
Dari ilustrasi di atas, kita dapat menuai pelajaran bahwa seseorang yang berasal dari keluarga, lingkungan dan kehidupan yang "kurang baik" tidak selalu seseorang tersebut tidak baik pula. Baik buruknya seseorang tidak dapat dilihat dari asal-usulnya, tapi berasal dari diri orang itu sendiri.
Semoga kita bisa belajar menilai seseorang dari dalam dirinya. Mulailah dengan belajar jujur pada diri sendiri.
Perhatikan ilustrasi cerita berikut:
PERNAH menemukan bunga teratai? Bunga teratai yang sering kita dapati di area persawahan, mereka terlihat indah saat tangkainya mulai mengeluarkan sekuntum bunga. Apa yang ada di benak kita saat melihat bunga teratai yang indah itu, yang hidupnya di atas lumpur kotor?
Dari benak kita akan muncul sebuah penilaian untuk bunga teratai itu. Sebuah bunga yang hidup, makan dan berkembang di tempat kotor (lumpur), namun dapat menghasilkan bunga yang indah.
Dari ilustrasi di atas, kita dapat menuai pelajaran bahwa seseorang yang berasal dari keluarga, lingkungan dan kehidupan yang "kurang baik" tidak selalu seseorang tersebut tidak baik pula. Baik buruknya seseorang tidak dapat dilihat dari asal-usulnya, tapi berasal dari diri orang itu sendiri.
Semoga kita bisa belajar menilai seseorang dari dalam dirinya. Mulailah dengan belajar jujur pada diri sendiri.

